Kepahiang, DLIKNews.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Dr. Hartono, S.Pd., S.H., M.Pd., M.H, mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan jajaran pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Pertemuan yang berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025, digelar di Gedung Command Center Pemda Kepahiang sebagai langkah strategis dalam memperkuat dukungan antardaerah terkait penanganan dampak bencana.
Rakor tersebut dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang memfokuskan pembahasan pada penyaluran bantuan kemanusiaan untuk wilayah terdampak banjir bandang di tiga provinsi: Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta sinergi dari seluruh kabupaten/kota untuk memastikan bantuan yang digalang dapat tersalurkan tepat sasaran.
Selain Sekda Kepahiang, rakor turut dihadiri pejabat dari berbagai daerah di Bengkulu. Kehadiran unsur pemerintah daerah ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi lintas wilayah.

Acara berlangsung pada Sabtu pagi di Command Center Pemda Kepahiang, pusat kendali informasi milik pemerintah daerah yang sering digunakan untuk koordinasi kebencanaan dan perencanaan pembangunan daerah.
Dalam paparannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa solidaritas antar daerah menjadi keharusan ketika bencana berskala besar terjadi. Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera telah menyebabkan kerusakan infrastruktur, pemukiman, serta mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Dukungan dari Provinsi Bengkulu diharapkan dapat mempercepat pemulihan di daerah terdampak.
Sekda Kepahiang, Hartono, menyatakan bahwa Kabupaten Kepahiang siap berkontribusi dalam mekanisme bantuan yang digagas pemerintah provinsi. Menurutnya, sinergi seperti ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral antar sesama pemerintah daerah.
Dalam rakor dijelaskan bahwa bantuan yang akan disalurkan mencakup kebutuhan logistik, peralatan darurat, dan dukungan teknis lainnya. Setiap kabupaten diminta melakukan pendataan potensi bantuan yang dapat segera dikirimkan. Pemerintah Provinsi Bengkulu akan bertindak sebagai koordinator utama demi memastikan alur bantuan tetap teratur.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kepahiang juga akan membuka koordinasi internal melalui perangkat daerah seperti BPBD, Dinas Sosial, dan instansi terkait lainnya. Langkah ini dilakukan agar proses verifikasi dan pengiriman bantuan dapat dilakukan secara cepat dan akuntabel.
Rakor ditutup dengan penegasan bahwa solidaritas antar daerah harus terus dibangun, tidak hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam berbagai agenda pembangunan. Pemerintah Kabupaten Kepahiang berkomitmen menjaga hubungan kerja sama yang produktif, sekaligus mendukung program kemanusiaan lintas provinsi. (Sanusi)




Tinggalkan Balasan