Kepahiang, DLIKNews.com — Rasa haru menyelimuti para wali murid, guru, hingga pelajar SMAN 1 Kepahiang setelah penantian panjang selama hampir 20 tahun akhirnya mendapat jawaban. Jalan menuju sekolah yang selama ini rusak parah, kini telah mulus berkat pembangunan jalan hotmix oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan.

Sebelumnya, jalan sepanjang kurang lebih 300 meter itu menjadi momok bagi masyarakat. Meski masih dapat dilalui, permukaannya dipenuhi lubang, licin saat hujan, serta membahayakan keselamatan pelajar. Banyak orang tua terpaksa mengambil jalur yang lebih jauh demi menghindari risiko kecelakaan.

Masalah tersebut berlarut-larut lantaran lokasi jalan berada di kawasan hutan lindung, sehingga seluruh proses pembangunan harus melalui izin khusus sesuai aturan perundang-undangan. Prosedur inilah yang membuat perbaikan membutuhkan waktu panjang.

Setelah seluruh izin diselesaikan, Pemprov Bengkulu melalui Dinas PUPR bergerak cepat. Kini proyek jalan hotmix telah memasuki tahap akhir, dan kendaraan roda dua hingga roda empat sudah dapat melintas dengan aman dan nyaman.

Setiap pagi, suasana di gerbang SMAN 1 Kepahiang tampak berbeda. Raut lega terlihat pada wajah siswa dan para orang tua yang mengantar anak mereka ke sekolah.

Plt. Kepala SMAN 1 Kepahiang, Yeyen BK, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah.

Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Helmi Hasan dan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu. Jalan ini sudah lama ditunggu masyarakat. Kini manfaatnya benar-benar kami rasakan meski masih tahap penyelesaian. Kami sangat terbantu,” ujarnya dengan penuh haru.

Ia menegaskan bahwa infrastruktur yang baik bukan hanya memudahkan akses, melainkan meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar sekaligus menjamin keselamatan siswa dan guru.

Warga setempat mengaku pembangunan tersebut membawa dampak tambahan. Kemudahan akses mendorong aktivitas ekonomi kecil di lingkungan sekitar sekolah, terutama pedagang dan pelaku usaha rumahan.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki fasilitas publik, terutama yang mendukung kemajuan pendidikan. Infrastruktur dianggap sebagai pondasi penting dalam membentuk generasi muda yang unggul.

Dengan selesainya pembangunan jalan ini, SMAN 1 Kepahiang kini benar-benar merasakan perubahan signifikan. Aktivitas pendidikan menjadi lebih aman, efisien, dan bermartabat—sebuah langkah maju menuju kualitas pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Kepahiang. (Sanusi)