Kepahiang, DLIKNEWS.com – Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang kembali melaksanakan kegiatan Posyandu Balita dan Posyandu Lansia yang digelar di Balai Desa pada Kamis (20/11/2025). Agenda layanan kesehatan tersebut merupakan program rutin bulanan yang terus dipertahankan demi menjaga kualitas kesehatan masyarakat desa.

Ketua Kader Posyandu Tebat Monok, Ny. Devi Zulkarnain atau Devi Monica Sari, menjelaskan bahwa kegiatan posyandu telah menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan masyarakat lanjut usia. Ia menyebut kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan, penimbangan balita, pemberian vitamin, serta konsultasi gizi.

“Posyandu ini kami laksanakan setiap bulan tanpa jeda. Tujuannya agar kondisi kesehatan balita dan lansia terus terpantau,” ujar Devi.

Posyandu desa sendiri merupakan pusat layanan kesehatan berbasis masyarakat dan dikelola langsung oleh warga setempat. Keberadaan posyandu menjadi ujung tombak dalam upaya menekan angka stunting, meningkatkan gizi balita, serta menjaga stamina para lansia agar tetap produktif.

Sementara itu, Kepala Desa Tebat Monok, Zulkarnain, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan tenaga kesehatan yang terlibat. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus mendukung penuh kegiatan yang bersifat preventif dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

“Pemerintah desa berkomitmen untuk memperkuat program pelayanan dasar seperti posyandu. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti balita dan lansia,” ungkap Zulkarnain.

Ia menambahkan, kegiatan posyandu merupakan bagian dari strategi desa untuk mendukung program kesehatan nasional serta sejalan dengan target Kabupaten Kepahiang dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Selain pelayanan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi mengenai pola makan sehat, perilaku hidup bersih, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Para lansia juga mendapatkan pemeriksaan tekanan darah dan konsultasi kesehatan umum.

Melalui kegiatan yang berjalan tertib dan lancar ini, pemerintah desa berharap kualitas kesehatan masyarakat dapat terus meningkat. Kegiatan posyandu menjadi bukti nyata bahwa kehadiran layanan kesehatan berbasis masyarakat masih sangat relevan dan dibutuhkan. (Sanusi)