Dusun Anyar, Bengkulu Tengah | DLIKNews.com – Pemerintah Desa Dusun Anyar, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap pertama untuk bulan Januari hingga Mei 2025. Sebanyak 24 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kondisi ekonomi warganya.

Kepala Desa Dusun Anyar, Arman, menyampaikan bahwa penyaluran BLT ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam membantu masyarakat kurang mampu, terutama mereka yang terdampak secara ekonomi akibat berbagai tantangan, termasuk kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah, penyaluran BLT tahap satu dari Januari hingga Mei telah kami distribusikan kepada 24 KPM. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Arman kepada media lokal.

Kepala Desa Arman menyerahkan BLT Dana Desa kepada warga Dusun Anyar
Penyaluran BLT di Balai Desa Dusun Anyar kepada 24 KPM, disaksikan perangkat desa dan warga.

Penyaluran bantuan dilakukan secara transparan di balai desa setempat dengan disaksikan oleh perangkat desa, BPD, dan pendamping desa. Setiap penerima mendapatkan bantuan tunai sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat melalui program Dana Desa.

Warga yang menerima bantuan tersebut tampak bahagia dan berterima kasih atas perhatian dari pihak desa. Salah satu warga penerima yang tidak mau namanya di publikasikan, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima. “Terima kasih kepada pemerintah desa Dusun Anyar. Bantuan ini sangat membantu kami, terutama untuk kebutuhan dapur dan keperluan anak sekolah,” ucapnya dengan penuh haru.

Kepala Desa Arman juga mengingatkan agar bantuan tersebut digunakan dengan bijak. Ia berharap program ini bisa terus berjalan dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.

Program BLT Dana Desa merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Ke depan, pemerintah desa berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan tepat waktu serta melakukan pendataan ulang agar bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang layak.

Dengan adanya program seperti ini, diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintahan desa. (Adv/Malani)