DLIKNews.com – Sabtu pagi yang cerah di Palangka Raya berubah jadi momentum bersejarah. Di bawah langit biru kawasan Bundaran Besar, derap langkah para peserta Fun Walk mengiringi peluncuran fitur QRIS Bank Kalteng. Di garis depan, berdiri tegap Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan. Bukan sekadar hadir, Kapolda membawa pesan tegas: keamanan digital adalah prioritas!
Tak sendiri, Kapolda ditemani para tokoh penting. Gubernur H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut serta. Panggung acara bukan sekadar simbol perayaan, melainkan panggung konsolidasi kekuatan antara sektor keamanan dan keuangan.
Bank Kalteng, sebagai tuan rumah, tak main-main dalam mendorong revolusi digital di daerah. Peluncuran fitur QRIS bukan sekadar inovasi, melainkan seruan agar masyarakat bergerak ke arah pembayaran nontunai, lebih cepat, aman, dan transparan. Literasi digital jadi senjata utama dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.
Kapolda Iwan Kurniawan langsung menancapkan posisi Polri sebagai mitra strategis sektor perbankan. Ia menegaskan, sinergi Polri dan Bank Kalteng bukan basa-basi. Ini langkah konkret menghadirkan rasa aman di tengah geliat transaksi digital.
“Perkembangan teknologi tidak bisa dihindari. Yang bisa kita lakukan adalah memastikan masyarakat merasa aman saat menggunakannya,” tegas Irjen Iwan, suara lugasnya menembus kerumunan.
Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital yang menyentuh akar rumput. Menurutnya, bukan hanya soal canggihnya fitur QRIS, tapi juga seberapa siap masyarakat memahami manfaat dan menghindari risikonya. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi juga kesadaran bersama.
“Bank Kalteng sudah membuktikan komitmennya. Kami dari Polri siap bersinergi, menjaga ekosistem ekonomi yang inklusif dan bebas dari ancaman kejahatan digital,” sambungnya.
Apresiasi tinggi pun dilontarkan Kapolda kepada seluruh jajaran Bank Kalteng. Ia memuji dedikasi mereka dalam menggerakkan roda ekonomi lewat inovasi digital. Baginya, inilah bentuk nyata keberpihakan dunia perbankan terhadap pembangunan daerah.
Gubernur Kalteng, dalam sambutannya, juga menyambut positif dukungan Polri. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan sektor keuangan harus terus diperkuat untuk menghadapi era yang serba digital.
Acara Fun Walk pun ditutup dengan antusiasme. Ratusan peserta terlihat menikmati momen yang tak hanya membangun tubuh sehat, tapi juga memperkuat semangat kolektif membangun Kalteng yang modern dan aman. QRIS bukan sekadar fitur, tapi simbol kesiapan Kalimantan Tengah melangkah ke masa depan tanpa ragu. (Laila Rusna)




Tinggalkan Balasan