Kota Bengkulu, DLIKNEWS.com — Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) Bersama TP-PKK resmi menggelar bazar bahan pokok murah di 30 titik yang tersebar di seluruh kelurahan dan kecamatan. Program ini berlangsung mulai 8 hingga 18 Desember 2025, sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Bazar murah tersebut menyediakan berbagai kebutuhan utama masyarakat, seperti beras, telur, tepung terigu, dan gula pasir, yang dijual di bawah harga pasar. Salah satu lokasi pelaksanaan berada di Kelurahan Lingkar Timur, Kecamatan Singaran Pati, yang mendapat antusiasme tinggi dari warga.

Kegiatan bazar secara resmi dibuka dan dipantau langsung oleh Plt. Kepala Disperdagrin Kota Bengkulu Drs. Alex Periyansah, MM, didampingi Sekretaris Firjoni, ST, Kabid Pengembangan Perdagangan Jasya Arief, SH, serta unsur camat dan lurah setempat. Kehadiran para pejabat tersebut bertujuan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tepat sasaran.

Plt. Alex Periyansah menjelaskan, bazar murah ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menekan laju inflasi serta menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang akhir tahun.

“Bazar ini kami gelar untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga wajar, sekaligus sebagai upaya stabilisasi harga jelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Alex kepada wartawan, Selasa (8/12).

Selain membantu konsumen, bazar ini juga memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat. Dengan demikian, roda perekonomian daerah tetap bergerak dan pelaku UMKM mendapatkan manfaat ekonomi.

Pelaksanaan bazar dilakukan setiap hari selama masa kegiatan, dengan pengaturan lokasi yang merata agar mudah dijangkau warga. Disperdagrin juga memastikan proses jual beli berlangsung tertib, aman, dan nyaman, dengan pengawasan langsung dari petugas di lapangan.

Melalui penyelenggaraan bazar di 30 titik, Pemerintah Kota Bengkulu berharap program ini mampu meringankan beban masyarakat, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran. (Antonius)