KEPAHIANG, DLIKNEWS.com – Pemerintah Desa Tangsi Duren menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan berlangsung di balai desa setempat dengan mengedepankan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas.
Musdes ini menjadi langkah awal strategis dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan. Forum tersebut dihadiri oleh Kepala Desa dan perangkat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan kecamatan, unsur keamanan seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa, pendamping desa, serta tokoh masyarakat, adat, dan agama.
Dalam pembahasan utama, pemerintah desa bersama peserta musyawarah menyepakati dua program prioritas yang akan dijalankan pada tahun 2026, yakni pembangunan rabat beton dan program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Kepala Desa Tangsi Duren, Komari Yusup, menjelaskan bahwa pembangunan rabat beton menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan akses jalan desa yang selama ini dinilai kurang memadai. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menunjang mobilitas warga serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
“Selain itu, program bedah rumah juga menjadi perhatian utama kami untuk membantu warga yang membutuhkan hunian layak. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Komari dalam sambutannya.
Musyawarah juga membahas secara rinci berbagai aspek teknis pelaksanaan, mulai dari jadwal kegiatan, mekanisme pengerjaan, penentuan tenaga kerja, hingga besaran upah yang akan diterapkan melalui skema Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Program ini diharapkan mampu memberikan dampak ganda, yakni pembangunan fisik sekaligus peningkatan pendapatan masyarakat.
Dari sisi tata kelola, Kepala Desa menekankan pentingnya administrasi yang tertib dan penyusunan laporan pertanggungjawaban (SPJ) secara tepat waktu. Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam menjaga kepercayaan publik.
“Setiap anggaran yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Kami ingin memastikan seluruh program berjalan sesuai aturan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui Musdes ini, seluruh pihak yang terlibat diharapkan memiliki pemahaman yang sama terkait program pembangunan desa. Sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan APBDes 2026.
Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terarah, pembangunan di Desa Tangsi Duren diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur dan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan. (Adv/Sanusi)




Tinggalkan Balasan