Bengkulu, DLIKNEWS.com – Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, S.A.P., menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja terkait efektivitas program penuntasan Tuberkulosis (TBC) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bengkulu. Penyerahan laporan tersebut berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Bengkulu pada Senin (19/01/2026).
Laporan tersebut merupakan hasil pemeriksaan kinerja terhadap program penanganan dan pengendalian penyakit Tuberkulosis yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah selama periode Tahun 2024 hingga Triwulan III Tahun 2025. Pemeriksaan dilakukan untuk menilai sejauh mana efektivitas kebijakan dan program pemerintah daerah dalam menekan angka kasus TBC di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Bengkulu Tengah Fepi Suheri hadir bersama Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan dengan sektor kesehatan.

Penyerahan laporan hasil pemeriksaan dilakukan secara langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Bengkulu, Arif Agus, S.E., M.M., Ak., CPA. Dalam sambutannya, Arif Agus menjelaskan bahwa pemeriksaan kinerja tersebut bertujuan memastikan program penanganan TBC di daerah berjalan secara efektif, efisien, serta tepat sasaran.
Menurutnya, hasil pemeriksaan auditor BPK RI menunjukkan bahwa upaya penuntasan TBC di Kabupaten Bengkulu Tengah masih memerlukan sejumlah perbaikan, terutama dalam aspek pemutakhiran data serta optimalisasi pelaksanaan program kesehatan di lapangan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, program penanganan TBC di Kabupaten Bengkulu Tengah masih membutuhkan pemutakhiran data serta peningkatan efektivitas pelaksanaan program yang ada,” ujar Arif Agus.
Ia menegaskan bahwa ketersediaan data yang akurat menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kebijakan kesehatan yang tepat. Tanpa data yang valid dan sistem pengelolaan yang terintegrasi, program penanganan penyakit menular berpotensi tidak berjalan optimal.

Selain itu, BPK RI juga mendorong pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang disampaikan dalam laporan hasil pemeriksaan tersebut. Tindak lanjut yang cepat dinilai dapat mempercepat upaya pencapaian target eliminasi TBC di daerah.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti rekomendasi yang telah disampaikan agar program penuntasan TBC dapat berjalan lebih efektif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, menyampaikan apresiasi kepada BPK RI Perwakilan Bengkulu atas pelaksanaan pemeriksaan kinerja yang telah dilakukan terhadap program kesehatan di daerah tersebut.
Menurutnya, laporan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah maupun DPRD dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Laporan hasil pemeriksaan ini menjadi evaluasi penting bagi kami untuk memperbaiki tata kelola program kesehatan serta meningkatkan efektivitas penanganan TBC di Kabupaten Bengkulu Tengah,” ujar Fepi Suheri.
Ia menegaskan bahwa DPRD Bengkulu Tengah akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal untuk memastikan seluruh rekomendasi BPK dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Selain itu, DPRD juga akan mendorong penguatan fasilitas kesehatan tingkat pertama, terutama Puskesmas, dalam mendeteksi serta menangani kasus TBC di masyarakat.
“Ke depan kami akan mendorong penguatan peran Puskesmas dalam deteksi dini dan pengobatan TBC, serta meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” jelasnya.
Fepi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menekan angka kasus TBC di wilayah Bengkulu Tengah.
Tuberkulosis sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan umumnya menyerang paru-paru. Penyakit ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.
Melalui evaluasi dan tindak lanjut atas laporan hasil pemeriksaan BPK RI tersebut, diharapkan upaya pengendalian dan penanggulangan TBC di Kabupaten Bengkulu Tengah dapat berjalan lebih efektif serta mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (ADV)




Tinggalkan Balasan